Tag Archives: Pekanbaru

Riau The Homeland Of Melayu | Ayo ke Riau, Stand Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Provinsi Riau

Ayo ke Riau, oleh Dinas Pariwisata dan Kreatif Provinsi Riau dalam acara Gebyar Pariwisata dan Budaya Nusantara 2016 di JCC Senayan, Jakarta .

Dilihat sebanyak : 58 kali

Pariwisata Riau Menyapa Dunia

Selama ini, Provinsi Riau lebih dikenal sebagai provinsi penghasil devisa dari minyak dan gas bumi. Padahal selain hasil tambang, Provinsi Riau sejatinya juga memiliki potensi pariwisata yang menjanjikan. Itulah sebabnya, Plt. Gubernur Riau H. Arsyadjuliandi Rachman sangat serius mengembangkan pariwisata di Bumi Lancang Kuning.

Dilihat sebanyak : 1087 kali

Selamat Tinggal Pekanbaru Bumi Lancang Kuning

Setelah sekitar 3 minggu libur hari Raya Idul Fitri 1435 H, sekarang kembali lagi ke Bandung untuk melaksanakan Tuga Akhir (TA) kuliah di Institut Teknologi Bandung (ITB).

Dilihat sebanyak : 418 kali

Akhirnya pulang juga ke kampung

Sudah hampir satu tahun lamanya tidak pulang kerumah, alhamdulillah hari ini (16 juli 2014) saya menginjakkan kaki kembali ke Pekanbaru bumi lancang kuning dari Bandung menggunakan pesawat AirAsia.

Dilihat sebanyak : 1832 kali

Buka Puasa ke 6 dan 7 Ramadhan Tahun 1435 H seperti dirumah.

Meskipun sekarang di Bandung dan jauh dari keluarga yang berada di Pekanbaru sana demi untuk mencari ilmu yang bermanfaat bagi banyak orang, tapi untuk buka puasa yang ke 6 dan 7 ini saya merasakan makan bersama dengan keluarga.

Dilihat sebanyak : 285 kali

Akhirnya Makan Makanan Rumah Juga

Meskipun sekarang saya lagi berada di Kota Bandung untuk menyelesaikan pendidikan di ITB, saya tetap bisa mencicipi makanan dari rumah. Jujur saja selama di Bandung saya agak susah mencari makan karna lidah saya suka pedas, setiap kuliah saya pasti makan siang di rumah makan Padang, saya sudah beberapa kali makan makanan Sunda, rasanya agak manis. Saya kurang tahu kenapa saya tidak begitu suka kalau makan makanan yang manis.

Yang aneh nya setiap saya pergi jalan bersama teman-teman meskipun itu dipusat perbelanjaan, nonton atau dimana pun. Pasti kalau soal makan saya mencari yang pedas kalau tidak nasi Padang pasti nasi goreng, hehehe 🙂 . Sampai saat ini lidah saya belum bisa memakan makanan yang manis.

Pada hari Senen, 17 Maret 2014 kemaren, Ibu (amak) saya mengirim makanan dari rumah (Airtiris, Pekanbaru, Riau) melalui Kantor Pos  karna itu yang terdekat. Pada hari kamis (20 Maret 2014) sekitar pukul 10:00 Wib kiriman dari rumah sampai di kost saya tempatnya Jl. Cisitu Lama, Gang 2 No 86A/154C, Kel. Dago, Kec .Coblong, Bandung, Jabar.

Makan siang saya hari ini sangat enak (lomak), kenapa ? karna, saya bisa makan rendang kerbau (ondang kobou), ikan tri (ikan maco), dan tidak lupa cabe (lado).  Sungguh terasa dirumah saja. heheheh 🙂 .

Dilihat sebanyak : 1889 kali

Saat-saat Mengangkat Barang dari Kost ke Rumah Untuk Kuliah Lagi di Bandung

Sebenarnya artikel ini sudah lama saya ingin tuliskan sebelum menginjak kaki di Bandung, namun karna sesuatu hal saya baru bisa menceritakannya setelah berada lebih kurang 5 bulan dari kampung halaman. Sebelum memutuskan untuk melanjutkan kuliah di Bandung, saya harus mengangkat semua barang yang ada di kost dimana saya bekerja dulu di salah satu universitas negeri di Pekanbaru divisi website.

Dilihat sebanyak : 2356 kali

Konferensi Imam Sedunia Digelar di Pekanbaru Hari Ini

TRIBUNNEWS.COM, PEKANBARU – Delegasi imam umat Islam dari 14 negara, bakal menghadiri Konferensi Imam Sedunia, yang digelar di Pekanbaru, Riau, sejak Selasa (3/12/2013) hari ini sampai Jumat (6/12).

Konferensi Imam Sedunia itu sendiri, bertujuan untuk membentuk majlis imam se-dunia.

“Konferensi imam ini, merupakan rangkaian dari Islamic Solidarity Games Juni 2013 lalu, namun baru bisa kita laksanakan Desember ini di Hotel Arya Duta, Pekanbaru,” kata Ketua Panitia Konferensi Iman Sedunia Tengku Dahril, Senin (2/12/2013).

Sebenarnya, kata dia, panitia mengundang  delegasi imam dari 20 negara. Adapun empat negara yang menyatakan tidak hadir antara lain ialah Arab Saudi dan Australia.

“Arab Saudi sudah kita upayakan untuk hadir, tapi imam besar mereka tidak mendapat izin oleh pihak kerajaan. Sedangkan Australia, disebabkan hubungan antara Australia dan Indonesia terganggu karena kasus penyadapan,” jelasnya.

Dilihat sebanyak : 508 kali