Mengajar Mahasiswa D1 ITB KERMA SEAMOLEC Materi “Simulasi Digital Kelas Maya dan Buku Digital”

Pada bulan Januari 2014 kami mendapatkan tugas untuk mengajar Program Bridging D1 ITB KERMA SEAMOLEC sambil menunggu kabar magang di SMA/SMK.

Program Briging D1 ITB ini sebenarnya merupakan training yang diadakan atas kerjasama ITB dan SEAMOLEC yang meilibatkan  siswa/mahasiswa yang berada di Jawa Barat yang ingin melanjutkan D1 di ITB. Ada tiga jurusan yang dibuka pada program ini yaitu D1 Fashion, D1 TKJ, dan D1 Animasi.Pada Program Briging D1 ITB ini, kami dibagi tiga tim untuk mengajar  berikut ini pembagian timnya :

Daftar TIM Mengajar  D1 Bridging ITB Kerma SEAMOLEC

Daftar TIM Mengajar D1 Bridging ITB Kerma SEAMOLEC

Saya sendiri masuk pada TIM 1, yang dikoordinator oleh Panji Abdul Rahman Hakim. Berikut ini jadwal kami untuk mengajar :

Jadwal Mengajar TIM D1 Bridging ITB Kerma SEAMOLEC

Jadwal Mengajar TIM D1 Bridging ITB Kerma SEAMOLEC

Pada hari selasa, 21 Januari 2014 dari pukul 08:00 WIB – 12 : 00 WIB, saya dan tim 1 mulai mengajar mahasiswa D1 dengan materi Simulasi Digital Kelas Maya dan Buku Digital. Yang menjadi pengajar Kelas Maya yaitu Panji Abdul Rahman Hakim, dan sisanya menjadi asisten untuk mendampingi para mahasiswa yang mungkin masih belum mengerti dengan materi yang disampaikan.

Tujuan secara umum pada perkuliahan ini yaitu bagaimana mahasiswa nantinya melaksanakan Perkuliahan Jarak Jauh (PJJ) dengan memanfaatkan internet. Software yang digunakan yaitu Edmodo.

Edmodo adalah sebuah platform berbasis web yang menyediakan cara yang aman dan mudah bagi kelas Anda untuk berhubungan, berkolaborasi, berbagi konten, mengakses tugas / pekerjaan, nilai dan pemberitahuan / pengumuman sekolah (SEAMOLEC, 2013).

Pada sesi selanjutnya penyampain materi tentang buku digital yang disampaikan oleh Taufik Nurhidayat dan sisanya menjadi asisten untuk mendampingi para mahasiswa yang mungkin masih belum mengerti dengan materi yang disampaikan.

Buku digital, atau disebut juga e-book merupakan sebuah aplikasi yang terdiri dair teks, gambar, video, maupun suara dan dipublikasikan dalam bentuk digital yang dapat dibaca di komputer maupun perangkat elektronik lainya. Sebuah buku digital biasanya merupakan versi elektronik dari buku cetak, namun tidak jarang pula sebuah buku hanya diterbitkan dalam bentuk digital tanpa versi cetak.

Fungsi dan Tujuan dalam materi ini adalah :

Fungsi buku digital yaitu :

  1. Sebagai salah satu alternative media belajar. Berbeda dengan buku konvensional, buku digital dapat memuat konten multimedia di dalamnya, memungkinkan penyajian informasi dengan lebih interaktif dan menarik.
  2. Sebagai media berbagi informasi, buku digital dapat disebarluaskan dengan lebih mudah dibandingkan buku konvensional. Seseorang dapat menjadi pihak pengarang, serta penerbit dari bukunya sendiri dengan mudah.
  3. Tujuan

Tujuan pengembangan digital book adalah  memberikan kesempatan bagi pembuat konten untuk berbagi informasi dengan lebih mudah dan dengan cara yang lebih menarik dan interaktif. Dengan membuat konten dalam bentuk digital, pengarang tidak perlu mendatangi penerbit untuk menerbitkan bukunya, cukup mendatangi salah satu situs penerbit digital, dan menerbitkan bukunya secara mandiri.

Buku digital juga bertujuan untuk melindungi informasi yang disampaikan. Berbeda dengan buku fisik yang dapat rusak, basah, maupun hilang, buku digital yang berupa data dikomputer terlindungi dari masalah – masalah tersebut. Walaupun data tersebut hilang, pengguna dapat dengan mudah mencari penggantinya baik dari internet maupun meminta kembali kepada pembuat buku.

Buku digital juga diharapkan dapat mempermudah proses belajar yang dilalukan oleh penggunanya, dikarenakan format buku digital yang dapat di search, copy, sehingga informasi yang dicari dapat diperoleh dengan mudah dan cepat.

 Itulah sedikit atau gambaran umum yang kami ajarkan pada pertemuan kali ini yang bersumber dari bahan ajar yang kami dapatkan dengan judul “Buku Digital”. Software yang kami gunakan adalah Siqil.

Dalam menyampaikan materi kami mendapatkan kesulitan untuk mempraktekkan langsung karena terbatasnya jaringan internet. Mahasiswa yang ikut program ini lebih kurang 35 orang yang teridiri dari latar belakang yang berbeda, ada yang masih status SMA, Sarjana bahkan ada juga ibu-ibu yang ikut dalam program ini.

Mahasiswa yang kami ajar terdiri dari tiga jurusan yaitu D1 Fashion, D1 Animasi dan D1 TKJ.

Mohon maaf apabila ada kesalahan dalam penulisan artikel ini. Itulah sedikit cerita tentang pengalaman saya tentang mengajar Mahasiswa D1 ITB Kerma SEAMOLEC pada pertemuan yang pertama, semoga bermanfaat bagi saya sendiri dan mahasiswa yang diajar. Jangan lupa baca juga pengalaman mengajar pertemuan yang kedua, Klik disini

Dilihat sebanyak : 1666 kali

Print Friendly

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

code

[+] kaskus emoticons nartzco