Berkenalan Yuuk dengan Struktur Kodingan dalam Pembuatan Modul Odoo ERP

Assalamulaikum rekan-rekan semua, semoga kita dalam keadaan sehat semua, jangan lupa olahraga ya…

Sudah tahu belum dalam Odoo Community? Odoo sudah menyediakan lebih kurang 300-an modul gratis yang siap digunakan. Dalam pembuatan modul, Odoo sudah menggunakan konsep MVC (Model View Controller) yang telah memisahkan pengembangan aplikasi antara komponen manipulasi data, antarmuka pengguna, dan bagian yang menjadi kontrol utama aplikasi. Sebenarnya kalau tidak menggunakan MVC modul yang dibuat bisa saja dijalankan tapi nanti akan kesulitan jika sudah bekerjasama dengan team untuk pembagian tugas dengan baris kodingnya sampai jutaan hehehe dan pasti jika terjadi kesalahan akan kesulitan untuk mencarinya.

O iya, ada penulisan nama file yang harus diikuti oleh developer dalam pembuatan modul yaitu __manfiest__.py untuk versi 10 keatas, __openerp__.py untuk versi 9 kebawah dan __init__.py, dua file itu wajib dibuat, jika tidak maka Odoo tidak akan mengenali modul yang telah dibuat.

Berikut contoh sederhana folder yang telah saya buat.

 

Seperti yang saya katakan di atas, tidak semua konsep MVC harus kita buat dalam pembuatan modul, disesuaikan dengan apa yang dibuat.

Di samping terdapat 3 folder:

  1. models untuk menyimpan file python manipulasi data,
  2. static/description untuk penyimpanan file pendukung tentang modul yang dibuat seperti javascript, css, image dan lain-lain ,
  3. views untuk menyimpan file xml yang mengatur tampilan yaitu list, form, kanban, calendar, pivot, dan graph

Selain itu terdapat file:

  • .gitignore digunakan untuk mengabaikan file/folder untuk tidak di tracking oleh Git.
  • README.md digunakan untuk deskripsi dari modul
  • __init__.py digunakan untuk menjadikan folder biasa menjadi modul python. Karna Odoo dikembangkan dengan python, maka modul odoo harus dikenali oleh python. File ini juga berfungsi sebagai constructor sebagaimana pada file python, Odoo akan membaca file ini pertama kali saat di-instal. Pada file ini kita harus meng-importsemua folder yang mengandung file python. Isinya 
  • Pada kodigan disamping berfungsi untuk memanggil semua file python yang ada dalam folder models.
  • _manifest__.py digunakan untuk informasi tentang modul yang akan di-install oleh user nantinya. Fungsinya sama dengan __openerp__.py yang telah disebutkan diatas. Isi kodingan seperti dibawah

Keterangan:

  1. Baris 4 name : nama dari modul
  2. Baris 5 version : versi dari modul
  3. Baris 6 category : kategori modul
  4. Baris 7 summary : Ringkasan fungsi modul
  5. Baris 8 author : Pembuat modul
  6. Baris 9 email : Surel pembuat modul
  7. Baris 10 website : sites web pembuat modul
  8. Baris 11 maintenar : Pengelola modul
  9. Baris 12 license : Jenis lisensi modul
  10. Baris 13 description : Deskripsi modul
  11. Baris 14 depends : Integrasi dengan modul yang sudah ada, dan akan ter-install secara otomatis
  12. Baris 15 data : Memanggil file yang berisi xml/csv (folder views)
  13. Baris 19 images : Logo dari modul
  14. Baris 20 installable : Modul bisa pasang jika nilainya True
  15. Baris 21 auto_install : Modul akan langsung ter-install jika nilai True saat pembuatan database.

Berikut tampilan dari modul yang telah dibuat seperti keterangan diatas.

Gimana rekan-rekan tidak terlalu sulitkan untuk memahaminya? jika ada pertanyaan silahkan langsung dikomen ya, atau bisa langsung lihat dan mencoba dari modul yang telah saya buat sebelumnya di http://bit.ly/2OdahHB.

Terima kasih, semoga bermanfaat. lihat juga artikel saya tentang Odoo di : https://riauprogrammer.com

Jakarta, 29 Agustus 2018. Muhammad Syarif | ERP Specialist

Dilihat sebanyak : 37 kali

Print Friendly, PDF & Email

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

[+] kaskus emoticons nartzco

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.